Realisasi investasi di Kabupaten Kolaka pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan. Berdasarkan data yang bersumber dari portal resmi BKPM, total investasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp 8,69 triliun. Angka ini mencerminkan meningkatnya daya tarik Kabupaten Kolaka sebagai tujuan investasi, baik bagi investor dalam negeri maupun luar negeri.
Secara komposisi, investasi di Kabupaten Kolaka masih didominasi oleh Penanaman Modal Asing (PMA) yang mencapai 79,5% atau sekitar Rp 6,91 triliun. Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berkontribusi sebesar 20,5% atau senilai Rp 1,78 triliun. Dominasi PMA ini menunjukkan tingginya minat investor global terhadap potensi sumber daya dan peluang usaha di wilayah Kolaka.
Jika dilihat dari pertumbuhannya, realisasi investasi pada periode ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Secara tahunan (Year on Year), terjadi lonjakan hingga 420% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara itu, secara triwulanan (Quarter to Quarter), investasi juga tumbuh sebesar 40,39% dibandingkan triwulan sebelumnya. Peningkatan ini menjadi indikator kuat bahwa iklim investasi di Kabupaten Kolaka semakin kondusif dan kompetitif.
Capaian investasi sebesar Rp 8,69 triliun tersebut juga telah memenuhi 39,38% target investasi tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 22,05 triliun. Dengan progres yang telah dicapai pada awal tahun ini, Kabupaten Kolaka memiliki peluang besar untuk mencapai bahkan melampaui target investasi yang telah ditentukan.
Dari sisi asal negara investor, investasi asing di Kabupaten Kolaka didominasi oleh beberapa negara utama. Singapura menempati posisi teratas sebagai penyumbang investasi terbesar dengan nilai sekitar Rp 4,56 triliun. Selanjutnya diikuti oleh Kanada sebesar Rp 1,27 triliun, Hongkong sebesar Rp 1,05 triliun, serta kontribusi dari Tiongkok dan India dalam jumlah yang lebih kecil. Dominasi Singapura menunjukkan peran strategis negara tersebut sebagai salah satu pusat investasi utama di kawasan Asia.
Selain memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, realisasi investasi ini juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini terlihat dari penyerapan tenaga kerja Indonesia yang mencapai 1.033 orang. Dengan demikian, investasi tidak hanya menjadi indikator pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berperan penting dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Secara keseluruhan, capaian investasi Kabupaten Kolaka pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan tren yang sangat positif. Pertumbuhan yang tinggi, dominasi investasi asing, serta kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi bukti bahwa Kabupaten Kolaka semakin berkembang sebagai daerah tujuan investasi yang potensial dan menjanjikan di Indonesia.
© DPMPTSP Kab. Kolaka. All Rights Reserved.